
Timnas Bahrain merasa aman selama berada di Indonesia, Sekjen BFA Ucapkan Terima Kasih
Jakarta, 24 Maret 2025 – Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA), Rashid Al Zaabi, mengungkapkan rasa
terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak di Indonesia atas jaminan keamanan dan kenyamanan yang diberikan
kepada tim nasional Bahrain selama berada di Jakarta. Ucapan itu disampaikan Rashid dalam kunjungan resmi yang dilakukan
oleh Duta Besar Kerajaan Bahrain untuk Indonesia, Ahmed Abdulla
Alharmasi Alhajeri, ke lokasi latihan timnas Bahrain di Lapangan A, Senayan, Minggu (23/3).

Apresiasi Langsung dari Sekjen BFA
Melalui akun Instagram resmi BFA, Rashid menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas penyambutan hangat
dan pengamanan maksimal yang diberikan pemerintah dan federasi sepak bola Indonesia. Ia menyebut bahwa kunjungan
Dubes Bahrain turut mempermudah proses diplomasi dan koordinasi demi kelancaran kedatangan dan keberangkatan tim.
“Kami terima kasih kepada dubes yang hadir di latihan. Beliau juga yang sudah kontak dengan pihak Indonesia
untuk mudahkan timnas Bahrain masuk dan keluar dengan selamat serta menyiapkan segalanya untuk tim,” ujar Rashid dalam pernyataannya.
Jaminan Keamanan Atas Arahan Tokoh Penting Bahrain
Rashid juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendapatkan arahan langsung dari tokoh-tokoh penting di
dunia sepak bola Bahrain, yakni Syekh Ali bin Khalifa dan Syekh Khalifa bin Ali. Keduanya memberi instruksi
agar BFA berkoordinasi dengan federasi internasional seperti FIFA dan AFC untuk memastikan keamanan delegasi Bahrain selama berada di Indonesia.
“Sesuai arahan Syekh Ali bin Khalifa dan Syekh Khalifa bin Ali, untuk mengontak federasi internasional
[FIFA] dan Asia [AFC], demi memastikan kedatangan delegasi dengan aman. Alhamdulillah kami dapat
jaminan dari mereka [pihak Indonesia],” ungkap Rashid.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kerja sama antara Indonesia dan Bahrain dalam hal penyelenggaraan
laga kualifikasi ini telah berlangsung sangat baik dan profesional.
PSSI dan Pemerintah Pastikan Keamanan Maksimal
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, sebelumnya
telah menegaskan komitmen penuh untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi setiap delegasi luar negeri yang datang ke Indonesia dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam pernyataannya, Erick menyebut bahwa Indonesia harus menunjukkan sebagai tuan rumah yang baik
dan profesional, sejalan dengan kepercayaan yang diberikan FIFA terhadap negara ini dalam berbagai agenda internasional.
“Kami pastikan seluruh kebutuhan tim tamu, dalam hal ini timnas Bahrain, dipenuhi secara maksimal.
Tidak hanya dari sisi logistik, tapi juga keamanan dan kenyamanan mereka selama berada di Indonesia,” kata Erick dalam jumpa pers sebelumnya.
Pengamanan Super Ketat di Jakarta
Timnas Bahrain yang saat ini tengah mempersiapkan diri untuk laga penting melawan Indonesia
mendapatkan pengamanan super ketat sejak tiba di Jakarta. Pengamanan mencakup penjagaan di hotel
tempat menginap, pengawalan saat melakukan perjalanan menuju lokasi latihan, serta pengamanan penuh selama berada di lapangan latihan.
Personel kepolisian dan petugas pengamanan lainnya dikerahkan dengan jumlah yang memadai untuk mengawal
seluruh rangkaian kegiatan timnas Bahrain.
“Mulai dari kedatangan di bandara, akomodasi, hingga kegiatan latihan, semua kami kawal ketat. Kami juga telah menyiapkan prosedur khusus bila dibutuhkan evakuasi darurat atau penanganan insiden yang tidak diinginkan,” ujar salah satu pejabat kepolisian daerah.
Persiapan Timnas Bahrain Jelang Duel Kontra Indonesia
Timnas Bahrain sendiri saat ini fokus menjalani latihan dan adaptasi cuaca di Jakarta. Mengingat perbedaan
suhu dan kelembaban udara yang cukup mencolok dibandingkan dengan kondisi di Bahrain, adaptasi fisik menjadi salah satu prioritas mereka.
Latihan di Lapangan A, Senayan, berlangsung secara tertutup namun tetap dalam pengawasan aparat keamanan.
Pelatih kepala timnas Bahrain juga memuji fasilitas latihan dan keramahtamahan yang mereka rasakan sejauh ini.
“Kami merasa disambut dengan sangat baik. Semua berjalan lancar, dan kami berterima kasih atas perhatian dari federasi sepak bola Indonesia,” ujarnya.
Baca juga:Red Sparks vs Hi Pass di Liga Voli Korea Selatan 2024-2025
Laga Penentu di SUGBK
Laga Indonesia kontra Bahrain yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)
pada Selasa (25/3) pukul 20.45 WIB dipastikan menjadi penentu langkah kedua tim dalam upaya melaju ke putaran selanjutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk lolos, dan kemenangan menjadi syarat mutlak.
Atmosfer di SUGBK diprediksi akan sangat meriah dengan kehadiran puluhan ribu pendukung Timnas Indonesia.
Solidaritas Sepak Bola Asia
Ucapan terima kasih dari Sekjen BFA ini bukan hanya mencerminkan hubungan baik antar federasi, namun juga
memperlihatkan solidaritas antarnegara dalam dunia sepak bola Asia. Dalam situasi yang menuntut profesionalisme
tinggi, Indonesia membuktikan diri sebagai tuan rumah yang siap dan mampu mengakomodasi kebutuhan tim luar negeri dengan standar internasional.
Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa sepak bola bisa menjadi jembatan diplomasi yang efektif dan
menciptakan hubungan bilateral yang lebih kuat antarnegara.
Penutup: Diplomasi Sepak Bola dalam Aksi
Ucapan terima kasih dari Sekjen Federasi Sepak Bola Bahrain menjadi simbol keberhasilan Indonesia
dalam memberikan pelayanan prima sebagai tuan rumah. Dalam konteks laga internasional yang penuh tekanan dan sorotan, keamanan dan kenyamanan delegasi asing menjadi tolok ukur reputasi penyelenggara.
Dengan koordinasi yang baik antara PSSI, Kemenpora, aparat keamanan, serta dukungan dari pihak Kedubes
Bahrain, seluruh rangkaian kunjungan dan aktivitas timnas Bahrain di Indonesia berjalan aman dan lancar.
Diharapkan, pertandingan Indonesia vs Bahrain nanti dapat berlangsung dalam semangat fair play dan
menjadi tontonan menarik bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Semoga diplomasi sepak bola terus menjadi ruang positif untuk mempererat persahabatan antarbangsa.